Tampilkan postingan dengan label PBO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PBO. Tampilkan semua postingan

9/23/2014

Konsep Dasar UML

Konsep Dasar UML - Pada mata kuliah sebelumnya saya telah mempelajari tentang Pemodelan Visual yaitu UML.

UML terdiri dari kata Unified Modelling Language yang merupakan suatu alat untuk seorang design sistem atau seorang analyst untuk membuat pemodelan rancangan yang akan nantinya di serahkan kepada programer dan diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman apapun yang bisa menghasilkan program baru lalu bisa membuat suatu sistem pada perusahaan atau instalasi yang sesuai dengan keinginan pemesan sistem.
 

Konsep Dasar UML

UML merupakan sebuah standar untuk merancang sebuah model sistem, untuk mengembangkan UML maka harus di perhatikan diagram seperti apa yang di butuhkan dalam perancangan untuk membuat model sistem yaitu sebagai berikut :
  1. Diagram Use Case
  2. Diagram Aktifitas
  3. Diagram Sekuensial
  4. Diagram Kolaborasi
  5. Diagram Kelas
  6. Diagram Statechart
  7. Diagram Komponen
  8. Diagram Deployment
  9. Diagram Object
Dari 9 diagram tersebut, dalam pemodelan sistem tidak harus di buat semua, minimal ada 4 diagram terpenting yang harus di buat yaitu sebagai berikut :
  • Diagram Use Case
  • Diagram Aktifitas
  • Diagram Sequensial
  • Diagram Kelas
Use Case
Diagram Use Case merupakan suatu pemodelan sistem yang terdiri dari aktor lalu di hubungkan dengan use case pada sistem yang di buat, diagram ini menggambarkan bagaimana keterhubungan antara aktor dengan use case, aktor disini tidak selalu berupa manusia sebagai pengelola ataupun customer, bisa juga berupa peralatan ataupun suatu sistem lain yang berhubungan dengan sistem yang kita kerjakan saat ini.

Diagram Aktivitas
Diagram Activity bisa juga di sebut flowmap ini merupakan pemodelan berupa arus flow yang di mulai dari tanda start sampai end ciri dari flowmap itu berupa suatu kumpulam entitas yang melakukan proses sistem sebagaimana mestinya yang saling terhubung.

Diagram Sequensial
Diagram ini menggambarkan suatu aliran fungsi dari use case, jadi intinya suatu aliran yang berfungsi sebagai pemodelan yang di hubungkan dengan use case dan fungsi nya masing masing, agar bisa di lihat fungsi satu use case dengan use case lainnya.

Diagram Kelas
Diagram kelas (Class Diagram) itu merupakan penggambaran dari sistem itu sendiri yang berupa program ataupun suatu menu form pilihan yang berisi tentang apa-apa saja yang saling berdekatan di gambarkan dengan class diagram berupa tabel kotak-kotak kecil berisi suatu kata kunci dan isi nya masing-masing yang berhubungan, dalam merancang class diagram ini harus membutuhkan ketelitian dan pemikiran yang dapat di implementasikan kedalam program sistem yang akan di buat nanti.

UML itu berupa fasilitas program yang bisa memudahkan kita untuk membuat diagram yang akan kita butuhkan, fasilitas ini bisa terdapat di software Star UML, Power Design dan di Netbeans juga tersedia, langsung saja untuk mendownload Program Star UML.

Kita telah membahas tentang Konsep Dasar UML, untuk pembahasan selanjutnya saya tidak sabar untuk bisa membahas tentang Bahasa Pemrograman Java

Sekian artikel tentang Konsep Dasar UML, semoga bermanfaat.

Konsep Pemrograman Berorientasi Object

Konsep Pemrograman Berorientasi Object - Pada pembahasan kali ini mungkin kita sering mendengar dengan yang namanya Program, Bahasa Pemrograman dan Pemrograman, lantas apa perbedaan dari tiga istilah tersebut yaitu sebagai berikut.

Konsep Pemrograman Berorientasi Object
 Perbedaan antara Program, Bahasa Pemrograman dan Pemrograman :
  • Program merupakan satu bentuk software yang di buat dengan menggunakan bahasa pemrograman yang dapat melakukan suatu tugas, fungsi, perhitungan maupun sistem yang menggunakan komputer.
  • Bahasa Pemrograman merupakan suatu kumpulan perintah-perintah yang dimengerti komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
  • Pemrograman merupakan teknik dasar untuk membuat suatu program menggunakan bahasa pemrograman.
Pemrograman Berorientasi Objek merupakan teknik untuk membuat suatu program berdasarkan objek, objek disini merupakan suatu bentuk atau model yang tergantung dari cara pandang objek tertentu.

PBO merupakan singkatan dari Pemrograman Berorientasi Objek.

Sekian postingan tentang Konsep Pemrograman Berorientasi Object, semoga bermanfaat.

Software Rekomendasi Pemrograman Java Netbeans IDE

Software Rekomendasi Pemrograman Java Netbeans IDE - Bahasa pemrograman java merupakan bahasa pemrograman yang di buat oleh James Gosling pada saat dia bergabung di Sun Microsystems.

Java pertama kali di kembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah bahasa komputer yang di tulis satu kali namun bisa di gunakan oleh banyak sistem komputer.

Bahasa Pemrograman ini bisa di jalankan pada komputer deskop, server, maupun program mobile, system operasi android pun pada mulanya berasal dari bahasa pemrograman java ini.

Langsung saja let's the point, java terdiri dari beberapa versi sampai saat saya menuliskan ini baru menginjak versi 7, mungkin sampai saat ini telah meninjak netbean versi 8 atau bisa lebih tinggi tergantung dari pengembang software, pemrograman java ini ada 3 jenis yaitu sebagai berikut :

J2SE (Java untuk Standard Edition)
Paket pemrograman ini di gunakan pada pembuatan aplikasi deskop.

J2ME (Java untuk Mobile Edition)
Di gunakan untuk membuat aplikasi standarisasi mobile device dan bisa juga wireless device.

J2EE (Java untuk Enterpise Edition)
Banyak di gunakan untuk membuat aplikasi berbasis server.

Pada kali ini saya akan sedikit membuat tutorial sederhana tentang proses instalasi JDK (Java Developmen Kit) sampai dengan menginstal NetBeans IDE v.7.3.

Software Rekomendasi Pemrograman Java Netbeans IDE

Proses Instalasi + Konfigurasi JDK
download JDK + NetBeans DISINI, lalu setelah selesai di download Buka file JDK lalu akan muncul wizard instalation, klik Next > selanjutnya beri tanda [X] untuk Demos and Sample ini adalah paket instalasi sesuai keinginan.

Tentukan lokasi instalasi, setelah itu klik Next, setelah itu tunggu proses intalasi berjalan, biasanya lama sesuai performa perangkat sendiri.

Setelah selesai, konfigurasi pengaturan JDKnya caranya pilih menu program > masuk menu Java (32-bit) lalu masuk form General > Network Setting pilih Direct Connection, pada form Update hilangkan centang "Check For Updates Automatically" lalu pilih Never Check, untuk tidak automatis update.

Pada form Advance pilih Default Java for Browser centang Mozilla Firefox, pilih JRE Auto-Download centang Prompt User, pilih Miscellaneous centang  "Place Java icon in system tray"

Proses Instalasi NetBeans IDE v.7.3
Buka file exenya "netbeans-7.3-ml-windows.exe" setelah itu akan muncul proses konfigurasi installer lalu akan muncul kotak dialog pilih customize, centang Base IDE, Java SE, Java ME, Feature on Demand, GlassFish Server Open Source Edition 3.1.1 lalu Next, centang dan accept Term in the Licence Agreement, lalu pilih penyimpanan direktory file biasanya di C:\Program Files\NetBeans 7.3 & C:\Program Files\Java\jdk1.7.0 klik Next lalu pilih Instal, tunggu proses instalasi lalu pilih Finish.

Itulah tutorial singkat tentang instalasi JDK + NetBeans, untuk kekurangan dan ada sesuatu yang ingin di tanyakan tentang NetBeans basis pemrograman Java mari kita sama sama sharing di sini.

Sekian artikel tentang Software Rekomendasi Pemrograman Java Netbeans IDE, semoga bermanfaat.

Cara Menginputkan Format Desimal Program Java Netbeans

Cara Menginputkan Format Desimal Program Java Netbeans - Pada kali ini saya akan menjelaskan tentang pemrograman java menggunakan tools netbeans dalam java, ternyata ketika kita menginputkan angka desimal menggunakan tanda (,) atau titik (.), sesuai type pemformatan komputer anda, bila di laptop saya input bilangan desimal menggunakan koma, bila komputer di lab munggunakan titik, langsung saja let’s the point.

Sebelum dimulai musti ingat kalo format desimal pada java bukan dipisahkan dengan tanda koma, tetapi dipisahkan dengan tanda titik, jadi seandainya ada angka yang bernilai 1,67 maka bisa dipahami bahwa angka tersebut bertipe “String”, bukan bertipe “Desimal”. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah import library yang digunakan yaitu Library Decimal Format.

import java.text.DecimalFormat; // inputkan code ini pada bagian paling atas program

Lalu buat library nya (seperti membuat library scanner untuk penginputan) :D, untuk nama library variable nya itu terserah :).

DecimalFormat tianchan = new DecimalFormat("#.##");

Kemudian fungsi “("#.##")” Itu merupakan format desimalnya akan memberikan dua angka di belakang koma. Kalo mau di tambah lebih ya tinggal di tambah saja, seperti ini “("#.###")” simple kan.
Sekarang dimisalkan kita memiliki variabel X dengan nilai 3.14 dan bertipe data float, lalu inisiasikan datanya.

float X = (float) 3.14;

Perlu diperhatikan bahwa fungsi “DecimalFormat” memberikan keluaran bertipe String dan akan ditampung ke dalam variabel String, dalam contoh ini kita gunakan variabel Y.

String Y = tianchan.format(X).replace(‘,’,’.’);

Code ini “replace(‘,’,’.’)” artinya memindahkan fungsi (koma), kedalam fungsi (titik).
Lalu karena datanya masih bertipe String, maka kita outputkan saja type tersebut ke dalam type data desimal yang bisa dilakukan operasi perhitungan seperti (+) (-) (/) (*).

float Z = Float.parseFloat(Y);

Variable Z kita misalkan penampungan untuk variable Y yang sebelumnya kita masukan dalam bentuk String.
Lalu outputkan variable Z nya, jadi yang digunakan variable Z nya :P

System.out.println(Z);

Maka akan menampilkan nilai “3.14

Kesimpulan
import java.text.DecimalFormat;

public void main(String[]Args){
        DecimalFormat tianchan = new DecimalFormat("#.##");
        float X = (float) 3.14;
        String Y = tianchan.format(X).replace(',', '.');
        float Z = Float.parseFloat(Y);
        System.out.println(Z);
}

Untuk programnya lengkapnya ada di bawah ini tentang "Pengukuran Berat Badan Ideal".

Program Pengukuran Berat Badan menggunakan kompiler Java Netbeans, berikut ini Source Code Program yang bisa langsung diterapkan ke dalam kompiler Java Netbeans.

import java.util.Scanner;

import java.text.DecimalFormat;

public class Berat_Badan_Ideal {

    public static void main(String[] args) {
        Scanner masukan = new Scanner(System.in);
        DecimalFormat koma = new DecimalFormat("#.##");
        float tinggi, berat, IMT, O;
        System.out.println("SEPTIAN MAULANA");
        System.out.println("1141177004039");
        System.out.print("Masukan Tinggi Badan Anda (M) = ");
        tinggi = masukan.nextFloat();
        String X = koma.format(tinggi).replace(',','.');
        float Z = Float.parseFloat(X);
        System.out.print("Masukan Berat Badan Anda (Kg) = ");
        berat = masukan.nextFloat();
        O = (float) (Z*Z);
        IMT = (float) (berat/O);
        System.out.println();
        System.out.println("Berat Badan Anda Sesuai IMT = "+ IMT);
        System.out.println();
        if(IMT > 30)
        System.out.println("Berat Badan Anda = Kegemukan (Obesitas) ");    
        else if(IMT > 25)
        System.out.println("Berat Badan Anda = Gemuk");      
        else if(IMT > 18.5)
        System.out.println("Berat Badan Anda = Normal");     
        else
        System.out.println("Berat Badan Anda = Kurus");
       
        System.out.println();
        System.out.println("***Tian~Chan***");
    }
}
Notes : Format Berat Badan yang digunakan dalam penghitungan yaitu Meter.

Sekian dulu postingan dari saya tentang Cara Menginputkan Format Desimal Program Java Netbeans, bila ada yang ingin di tanyakan silahkan di tunggu komentarnya.